DeretCode|

Tips, Trik dan Tutorial
Seputar IT, Coding, Internet Marketing, Keahlian, Pendidikan, Hobi Dan Lainnya
Night :

Cara Optimalisasi On-Page untuk Website Baru

advertisement

Membangun website adalah hal yang mudah untuk dilakukan sekarang ini, mengingat banyaknya template gratis di internet yang dapat kita gunakan, atau kita bisa menggunakan cms seperti worpress yang tentu tidak perlu keahlian programming untuk mengembangkannya. Perlu kita ketahui, hal yang tersulit adalah mengembangkan website yang professional dalam hal konten, navigasi dan kemudahan dalam mengeksplorasi website. Hal inilah yang akan menjadi topik pembahasan kali ini, yaitu optimalisasi on-page untuk website yang baru dibuat. 

Optimalisasi on-page adalah bagian dari usaha kita dalam menerapkan Search Engine Optimize atau lebih kita kenal dengan istilah SEO, untuk penjelasan SEO sendiri telah saya jelaskan di artikel penjelasan SEO(Search Engine Optimization)?. Yang mana dalam menerapkan SEO terbagi menjadi dua hal yaitu, Optimalisasi On-Page yang akan kita bahas kali ini dan Optimalisasi Off-Page yang penjelasannya bisa kalian baca di artikel cara optimasi Off-Page..

Apa itu On-Page SEO?

Optimalisasi on-page adalah sebuah usaha dalam mengoptimalkan website dari sisi internal. Agar sebuah website bisa dikatakan baik dari segi on-page, maka kita perlu melakukan pembenahan pada struktur website, konten, permalink, serta relevansi antar keyword, deskripsi dan konten. Sebagaimana user, sebuah search engine yang baik akan bekerja sesuai apa yang user rasakan ketika mengeksplorasi sebuah website. Bahkan sebuah search engine dapat menilai sebuah website baik atau tidak dari segi desain, sebuah search engine akan melakukan rendering terhadap website sama seperti rendering yang di lakukan browser seperti chrome, mozila dan lain sebagainya yang biasa di gunakan oleh user. Oleh karena itu, ketika kita hendak mengembangkan sebuah website, maka kita perlu untuk menilai apakah website kita nyaman bagi user, mudah dalam mengeksplorasi dan fast loading.

Bagaimana cara optimalisasi on-page?

Dalam mengoptimalisasi on-page ada beberapa hal yang wajib kalian perhatikan, yaitu sebagai berikut:

Desain Web

Desain yang baik adalah desain yang responsive dan nyaman bagi user untuk berlama-lama di website atau blog kita. Ada banyak template atau theme responsive gratis di internet yang bisa kalian gunakan jika kalian tidak memiliki banyak waktu untuk membuatnya sendiri atau jika kalian tidak memiliki keahlian dalam hal pemrogramman. Jika kalian masih ragu apakah website kalian responsive atau tidak, kalian bisa mengeceknya melalui situs testing responsive milik google pengujian situs mobile-friendly. Kalian hanya perlu memasukan url website kalian pada kolom URL kemudian mengklik jalankan pengujian dan tunggu beberapa saat sampai proses selesai dan kalian akan melihat hasilnya.

Navigasi

Navigasi termasuk hal pokok dalam sebuah sebsite agar user dapat mengeksplorasi website kita atau menumukan konten yang mereka cari dengan mudah. Oleh karena itu optimasi pada navigasi sangatlah penting dalam hal ini. Navigasi yang menyulitkan user atau membuat bingung akan berpengaruh buruk terhadap SEO. Seperti navigasi yang mengarah ke halaman kosong atau halaman 404, navigasi mengarah ke konten yang tidak sesuai kategori. Navigasi yang memudahkan user juga termasuk syarat website anda diterima oleh google adsense karena saya sendiri pernah mengalaminya. Oleh karena itu, buatlah navigasi sesederhana mungkin, jika kalian memiliki banyak topik pembahasan maka gunakan sub navigation untuk mengkategorikan konten yang ada pada website kalian.

Meta Tag

Meta tag adalah bagian yang tersebunyi atau tidak dilihat oleh user. Meta tag adalah tag html yang berada diantara tag head, yang fungsinya sendiri sebagai identitas website bagi search engine. Meta tag bisa kalian isi dengan data fix atau dinamic. Jika kalian isi dengan data fix tentu ini akan menjadi batasan terhadap konten yang kalian buat. Misalnya jika kalian mengisi meta tag keyword dan description dengan "tutorial seo" maka mau tidak mau semua konten didalamya harus membahas SEO. Berbeda halnya dengan dinamic yang mana meta tag akan di sesuiakan dengan konten yang dibahas oleh pembaca. 
Berikut meta tag dari blog saya sendiri.

Untuk lebih jelas mengenai meta tag, saya akan membahasnya dalam artikel lain.

Tag Heading

Kebanyakan blogger pemula termasuk saya sendiri, menggunakan tag <h1> pada setiap sub judul, padahala aturan yang benar adalah tag <h1> hanya di gunakan untuk judul artikel saja, dan untuk sub judul dapat menggunakan tag <h2> atau <h3> atau seterusnya tergantung seberapa berpengaruh sub judul tersebut terhadap artikel. Jadi intinya semakin kecil nomor pada tag heading, semakin besar perhatian search engine terhadap tag heading tersebut. Saran dari saya, jangan menggunankan tag <h1> lebih dari satu dalam setiap halaman web dan jangan terlalu banyak menaruh keyword pada setiap tag heading.

Internal dan Eksternal Link

Hal inilah yang kadang membuat kita malas bukan?, yakni menghubingkan satu artikel dengan artikel lain yang memiliki topik pembahasan yang hampir sama, baik dari internal(web sendiri) maupun eksternal(web luar). Apalagi jika eksternal link terhubung dengan website yang berpredikat buruk, tentu akan berpengaruh buruk terhadap SEO kita. Sedangkan internal link, kita di haruskan untuk membuat artikel sebanyak mungkin yang memiliki topik pembahasan yang hampir sama agar bisa kita hubungkan dengan link. 
Tapi perlu diingat, internal dan eksternal link memiliki pengaruh yang cukup besar terhadap SEO. Oleh karena itu, jika kalian sabar dan melakukannya dengan baik, tentu hal tersebut bukanlah masalah apalagi jika kalian telah memiliki banyak artikel yang telah di publish.

Kecepatan loading halaman

Terlalu banyak widget akan membuat proses rendering website menjadi lebih lama, karena tentu widget akan memakan banyak resource dan data internet kalian tentunya. Kalian bisa melihat blog saya sendiri, sederhana dan tidak banyak gambar, animasi atau widget yang di implementasikan, bukan karena tidak kreatif tapi karena penulis ingin blog yang optimal dan tidak memakan banyak resource pengunjung. Jika kalian ingin lebih optimal, jangan terlalu banyak menggunakan animasi seperti slideshow, scrooling dan lain sebagainya jika memang tidak di perlukan.

Target Keyword

Carilah keyword yang tentu sedikit pesaingnya, bersaing dengan website yang memiliki umur lebih tua dan lebih dikenal adalah perbuatan yang bisa di bilang sia-sia. Kalian tidak mungkin bisa berperang dengan lawan yang memiliki peralatan militer yang mempuni hanya bermodalkan ketapel. Oleh karena itu siapkan modal dan cari lawan yang seimbang untuk menaikan level kalian. Caranya adalah dengan merubah keyword yang umum ke keyword yang spesifik. Misalnya "Jual beli sepeda" menjadi "Jual beli sepeda di bekasi", hanya dengan menambah kata di bekasi, keyword menjadi lebih spesifik dan jika keyword tersebut telah berhasil kalian capai kalian bisa meningkatkannya ke keyword yang lebih umum dan seterusnya. Ingat semuanya harus dilakukan secara bertahap.

Kualitas konten

Konten yang berkualitas, tentu konten yang berbobot, padat dan berisi. Kalian bisa menilai konten kalian sendiri dengan berperan sebagai pengunjung dan tanyakan pada diri kalian apakan user bisa tahan membaca artikel-artikel kalian selama berjam-jam. Selain itu, konten tersebut harus hasil karya sendiri bukan plagiat atau copy paste dari artikel orang lain. Dan tentu semakin panjang artikel kalian semakin baik, bukan panjang karena bertele-tele, tapi karena penjelasan yang terperinci ya. Dan sebagian pakar SEO mengatakan bahwa search engine akan menilai konten itu berkualitas atau tidak, dari lamanya pengunjung web membaca artikel kalian.

Judul dan url konten

Gunakan judul dan url yang benar-benar mendeskripsikan artikel kalian, dan kalian juga bisa menyisipkan keyword diantaranya. Jangan terlalu panjang dan jangan terlalu pendek. Jangan membuat judul yang ambigu. Jangan buat judul click bait karena buruk untuk SEO. Lantas kenapa banyak website yang membuat judul click bait pada artikel mereka?, jawabannya adalah karena mereka memiliki pengunjung tetap, artinya penungjung website tersebut bukan berasal dari search engine, tapi memang mengetik url web tersebut di broser mereka.

Petasitus

Petasitus atau yang lebih kita kenal dengan sitemap adalah kumpulan link yang mengarah pada setiap artikel yang ada pada website kita. Kumpulan link tersebut disusun berdasarkan perubahan pada setiap artikel. Petasitus akan sangan membantu serach engine dalam mengindex setiap konten/artikel yang ada pada website atau blog kita. Petasitus umumnya berupa xml yang kemudian di daftarkan di webmastertool untuk di monitoring setiap perubahan yang ada pada website atau blog kita.

Untuk format xml yang diterima search  engine kalian bisa melihat sitemap deretcode di deretcode.com./sitemap.xml

Isi attribute alt pada gambar

Hal inilah yang biasa diabaikan oleh para blogger. Padahal memberi keterangan pada gambar adalah hal yang penting jika seandainya gambar tidak di tampilkan pada user. Memang terdengar sepele, tapi hal tersebut bagian dari aturan SEO. Oleh karena itu penting bagi kita untuk memahami fungsi dari setia tag html apalagi jika kalian mulai terjun dalam bidang SEO. Isilah attribut alt pada tag <img> dengan deskripsi gambar, seperti "gambar contoh sepeda BMX".

Itulah penjelasan singkat mengenai cara optimasi on-page untuk website baru. Tips dan triks on-page seo terlalu luas untuk dapat di jelaskan dalam satu artikel. Oleh karena itu, deretcode insyaAllah akan menjelaskan lebih rinci pada kesempatan lain. Jangan lupa tinggalkan komentar baik berupa kritikan dan sarannya, agar blog ini bisa menjadi lebih baik kedepannya dan menyajikan konten yang berkualitas tentunya.
advertisement



0 Komentar untuk " Cara Optimalisasi On-Page untuk Website Baru"

Silahkan berkomentar dengan baik dan bijak!